Selasa, 03 September 2013
Kujang Jago
Label:
Kujang Jago
Kujang Kuntul
Jenis kujang kuntul hanya dipergunakan oleh para Patih (Patih Puri,
Patih Taman, Patih Tangtu, Patih Jaba, dan Patih Palaju) dan Mantri
(Mantri Majeuti, Mantri Paseban, Mantri Layar, Mantri Karang, dan Mantri
Jero).
Label:
Kujang Kuntul
Senjata Tradisional Orang Sunda
Jawa adalah salah satu dari 5 pulau besar yang ada di Indonesia. Sebenarnya pulau ini tidak hanya merupakan “daerah asal” orang Jawa semata karena di sana ada orang Sunda yang berdiam di bagian barat Pulau Jawa (Jawa Barat). Mereka (orang Sunda) mengenal atau memiliki senjata khas yang disebut sebagai kujang. Konon, bentuk dan nama senjata ini diambil dari rasa kagum orang Sunda terhadap binatang kud hang atau kidang atau kijang yang gesit, lincah, bertanduk panjang dan bercabang, sehingga membuat binatang lain takut.
Label:
Kujang
Kujang Ciung
Karakteristik sebuah kujang memiliki sisi tajaman dan nama bagian, antara lain : papatuk/congo (ujung kujang yang menyerupai panah), eluk/silih (lekukan pada bagian punggung), tadah (lengkungan menonjol pada bagian perut) dan mata (lubang kecil yang ditutupi logam emas dan perak). Selain bentuk karakteristik bahan kujang sangat unik cenderung tipis, bahannya bersifat kering, berpori dan banyak mengandung unsur logam alam.
Label:
Kujang Ciung
Kujang, Jati Diri Urang Sunda
Kujang, senjata tradisional Jawa
Barat yang awalnya dijadikan alat berladang. (Ilham Krismansyah)
Menyinggahi sanggar kerja Kujang
Pajajaran di sudut timur Bogor, saya merasakan hawa panas luar biasa. Asalnya
dari bara arang bambu bersuhu 800 -1.200 derajat Celcius di kejauhan, yang
digunakan sang empu kujang Wahyu Affandi Suradinata melebur besi dan baja untuk
dijadikan kujang, senjata tajam tradisional khas Tanah Pasundan.
Label:
Kujang
Senin, 02 September 2013
Sejarah Bentuk Kujang
Nilai Kujang sebagai sebuah jimat atau azimat, pertama kali muncul dalam sejarah Kerajaan Padjadjaran Makukuhan dan Panjalu. Tepatnya pada masa pemerintahan Prabu Kudo Lalean(disebut juga Prabu Kuda Lelean di tanah Sunda dan Kerajaan Panjalu Ciamis). Prabu Kuda Lelean / Kudo lalean juga dikenal sebagai Hyang Bunisora dan Batara Guru di Jampang karena menjadi seorang petapa atau resi yang mumpuni di Jampang (Sukabumi).
Label:
Kujang
Langganan:
Postingan (Atom)








